Pendiri AMAZON Jeff Bezos ORANG TERKAYA di Dunia, Salip Bill Gates!

KumparanPendiri AMAZON Jeff Bezos ORANG TERKAYA di Dunia, Salip Bill Gates! Lonjakan harga saham di bursa efek dialami Amazon.com pada Kamis (27/6) pagi waktu AS, sebelum mereka mengumumkan laporan keuangan dan ini mendorong sang pendiri perusahaan Jeff Bezos jadi orang terkaya di dunia, menggeser tahta yang selama ini diduduki Bill Gates.

pendiri amazon

pendiri amazon, Jeff Bezos

Saham perusahaan ritel online itu naik 1,3 persen menjadi 1,065.92 dolar AS pada pukul 10.10 waktu New York. Lonjakan ini meniat kekayaan bersih Bezos meroket jadi 90,9 miliar dolar AS, sementara Gates 90,7 miliar dolar AS.

Jika harga saham Amazon lebih tinggi atau setidaknya bertahan di angka tersebut sampai pukul 16.00 waktu sana, maka gelar Bezos sebagai orang terkaya di dunia akan bertahan dalam sehari. Tetapi jika harga saham Amazon turun drastis, itu berarti Bill Gates masih yang terkaya seantero Bumi.

Gates yang kini berusia 61 tahun sudah bertengger di posisi teratas Bloomberg Billionaires Index sejak Mei 2013. Sementara Bezos (53) berada di peringkat kedua. Di tahun 2017, nama Bezos masuk daftar orang terkaya keempat di dunia dan sejak itu dia terus melampaui Warren Buffett (86) dan Amancio Ortega (81).

Sebagai pendiri sekaligus CEO, Bezos memiliki sekitar 17 persen saham di Amazon yang berbasis di Seattle. Harga saham perusahaan telah melonjak 40 persen selama tahun ini sampai Rabu, 26 Juli 2017, dan ini menambahkan kekayaan bersih Bezos sebesar 4,5 miliar dolar AS.

Investor dan analis melihat kemajuan pesat Amazon dalam merebut pangsa pasar dalam kategori seperti pakaian jadi dan grosir. Mereka juga sedang berupaya meningkatkan pelanggan layanan streaming video dan musik Amazon Prime senilai 99 dolar AS per tahun. Amazon berencana memberi diskon lebih ke pengguna Amazon yang merupakan anggota dari layanan Prime.

“Amazon Prime bisa jadi alasan mengapa begitu banyak toko ritel fisik akan hilang,” kata Michael Pachter, analis Wedbush Securities, dikutip Bloomberg. “Siapa pun yang bergabung di Prime akan dapat diskon tambahan di toko ritel 10 persen, dan jumlah pelanggannya itu akan terus ditambah dengan cepat.”

Investor juga memantau layanan komputasi awan Amazon, Amazon Web Services, sebuah bisnis yang tumbuh cepat dan menguntungkan yang menyumbang sekitar 10 persen dari pendapatan. Amazon memimpin industri komputasi awan, namun menghadapi persaingan yang semakin ketat dari pemain yang lebih tua seperti Microsoft dan Google.

Amazon diperkirakan akan membukukan pendapatan kuartalan sebesar 37,2 miliar dolar AS, naik 22 persen dari tahun sebelumnya, menurut perkiraan Bloomberg.

Sumber berita bisnis online: kumparan.com